Tinjau Asrama Haji Bengkulu

Direktur Pelayanan Haji Kementerian Agama RI, Hj.Sri Ilham Lubis meninjau langsung sarana dan prasarana Asrama Haji Bengkulu yang direncanakan akan dijadikan Embarkasi Antara Tahun 2013

Peringatan Isra Mi'raj

Suasana Perayaan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1434H/2013 M di Masjid Raya Baitul Izzah Kota Bengkulu yang digelar pemda Provinsi Bengkulu bersama Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu.

Kegiatan Orientasi

Sebanyak 100 pegawai Kementerian Agama dari sepuluh Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu mengikuti kegiatan Orientasi Bantuan Hukum dan Kepengacaraan yang dilaksanakan di Hotel Nala Sea Side.

---- SELAMAT DATANG DI SITUS KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN LEBONG ---
Tampilkan postingan dengan label INFO MADRASAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO MADRASAH. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Maret 2013

Sholat Dhuha Manjadi Agenda Rutin MIS 01 Lebong Tambang

Bengkulu (Informasi dan Humas) 5/3 – Melaksanakan sholat Dhuha pada jam istirahat menjadi agenda rutin Siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS)01 Lebong Tambang Kabupaten Lebong, yang berjarak 160 Km dari Kota Bengkulu. Kebiasaan sholat Dhuha tersebut dikatakan Kepala MIS Lebong Tambang, Herniwati,S.Pd sebagai langkah untuk memberikan pendidikan rohani dan mengajarkan kebiasaan baik bagi siswa-siswi Madrasah sehingga diharapkan saat menginjak dewasa siswa-siswi MIS Lebong Tambang sudah memiliki bekal, pondasi dan kabiasaan yang baik sehingga dapat bermanfaat bagi diri sendiri serta masyarakat. “Kita sudah mulai menggalakkan kebiasaan sholat dhuha sejak awal tahun ini dan selain sholat Dhuha juga memberikan kewajiban kepada siswa-siswi MIS Lebong Tambang untuk melaksanakan magrib mengaji,” terangnya. Menurut dia, mayoritas siswa MIS Lebong Tambang berdomisilidi sekitar sekolah sehingga tidak menyulitkan untuk mengajak siswa mengaji usai sholat magrib hingga sholat isya, tinggal lagi koordinasi dan pemahanan yang harus terus diberikan kepada siswa dan orang tua akan pentinya kebiasaan tersebut. Shalat Dhuha di MIS Lebong Tambang dilaksanakan di Madjid Nurul Islam Desa Lebong Tambang, shalat dhuha dikerjakan pada waktu istirahat pertama. di dalam melaksanakan shalat dhuha tersebut siswa-siswi dibimbing mulai dari bersuci, bacaan dan gerakan shalat dan bacaan do’a setelah shalat dhuha. Kegiatan magrib mengaji pun dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Para dewan guru diberi jadwal untuk ikut membimbing kegiatan magrib mengaji yang dilaksanakan di Masjid Nurul Islam Desa Lebong Tambang. Kegiatan magrib mengaji dilakukan mulai dari pelaksanaan shalat magrib hingga shalat isya berjamaah. Setelah shalat magrib hingga masuk waktu isya diisi dengan kegiatan mengaji baik membaca Iqra’ maupun membaca Al-qur’an, dan khusus pada malam jum’at membaca surat yasin. Dengan dilakukannya kegiatan ini mudah-mudahan masjid akan menjadi ramai dengan kegiatan-kegiatan agama dan memotivasi masyarakat untuk sama-sama meramaikan masjid sebagai pusat kegiatan umat. Dan yang paling penting adalah meningkatkan iman dan taqwa agar terwujud generasi muda yang berakhlak mulia. Penulis:Nendi/JJ Editor :H.Nopian Gustari

76 Siswa MTs Negeri Muara Aman Ikuti Try Out.

Bengkulu (Informasi dan Humas) 3/1 – Sebagai persiapan menghadapi Ujian Nasional (UN) yang diperkirakan akan dilaksanakan pada 25-26 April 2013 mendatang, sebanyak 76 siswa-siswi MTs Negeri Muara Aman, Kabupaten Lebong yang terdiri dari 36 siswa dan 40 siswi laksanakan ujian try out. Kepala sekolah MTs Negeri Muara Aman, Edi Subandi, S.Pd ketika dikonfirmasi menyebutkan bahwa pelaksanakan try out tersebut bertujuan untuk mengasah kemampuan siswa dan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal Ujian Nasional. “Harapan saya dengan adanya try out siswa dapat lebih memahami soal-soal yang nantinya akan diujikan sehingga hasil UN pada tahun ini lebih baik,” ujarnya. Selain melakukan ujian try out, Edi Juga menuturkan bahwa pihaknya juga melaksanakan les, belajar kelompok dan privat bagi siswa-siswi khususnya yang siswa kelas IX sehingga target kelulusan siswa pada tahun 2013 sebesar 100 persen dapat terwujud. “Target kami tentunya anak-anak kami dapat lulus 100%,” tegasnya. Penulis :Jaja Editor : H.Nopian Gustari

Kamis, 25 Oktober 2012

SAMBUT IDUL ADHA MIN 01 MUARA AMAN GELAR QURBAN DAN KHITANAN MASSAL GRATIS

Bengkulu (Hukmas) 24/10 – Dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha 1433H/ 2012M, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 01 Muara Aman, Kabupaten Lebong akan mengelar acara qurban dan khitanan massal gratis bagi siswa MIN yang kurang mampu, kata Kepala Kantor Kemententerin Agama Kabupaten Lebong, Drs.H.Mulya Hudori, M.Pd yang juga didampingi oleh kepala Sekolah MIN 01 Muara Aman, Jumiati, A.Ma, Rabu. Menurut dia, pada tahun ini dalam rangka menyambut hari raya qurban, MIN 01 Membuat terobosan baru yaitu selain menyembelihan hewan qurban, pihaknya juga akan menyelenggarakan khitanan massal bagi Siswa MIN secara gratis yang akan dilaksankan sesaat setelah sholat Idul Adha (26/10).“Kita akan menyelenggarakan khitanan massal secara gratis bagi 15 siswa MIN kurang mampu dan alhamdulilah program ini sangat direspon orang tua siswa dan masyarakat,” ujar Jumiati. Program khitanan massal menyambut hari raya Idul Adha 1433H /2012 M yang diselenggarakan MIN 01 Muara Aman merupakan kegiatan sosial yang dilaksanakan melalaui kerjasama antara MIN 01 Muara aman dengan Puskesmas setempat yaitu Puskesmas Muara Aman, Kecamatan Lebong Utara. Sementara itu, Mulya Hudori berharap Dengan adanya kegiatan sosial khitanan massal itu dapat membantu orang tua siswa yang kurang mampu dan meningkatkan kepedulian sosial masyarakat.“Mudah-mudahan ini dapat membantu dan dapat merangsang madrasah lain untuk melukukan kegiatan sosial semacan ini,” ujarnya.

Senin, 23 April 2012

2.097 Siswa SD/MI Kabupaten Lebong Ikuti UASBN

Humas (23/4) - 2.097 Siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri maupun swasta di Kabupaten Lebong ikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN), Senin (23/4). Plt Kasi Mapendda Kementerian Agama Kabupaten Lebong, Edy Subandi, S.Pd menyebutkan bahwa pelaksanaan Ujian yang dilaksakan di 94 SD dan 8 Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Swasta berjalan lancar dan tidak ditemukan adanya permasalahan seperti kekurangan soal atau kecurangan dalam mengerjakan soal ujian. "Alhamdulilah pelaksanaan UASBN dapat berjalan dengan lancar dan tidak ditemukan permasalahan yang berarti dan mudah-mudahan UASBN dapat berjalan lancar sampai tanggal 26 April Mendatang", katanya. Untuk menjaga kerahasiaan hasil Ujian, Dijelaskanya bahwa seluruh hasil UASBN dari 102 SD dan MI itu nantinya langsung dikumpulkan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong untuk selanjutnya dikirim ke Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, untuk proses scaning. Untuk Madrasah terdapat lima mata pelajaran yang ujikan yaitu Fiqih, Bahasa Arab, Alquran dan hadist, Sejarah Kebudayaan Islam dan Akidah Ahlak, sementara Pendidikan sekolah Dasar hanya satu mata pelajaran yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI). Sementara itu, berdasarkan hasil monitoring pelaksanaan UASBN yang dilaksanakan Tim dari Kementerian Agama Kabupaten Lebong, pelaksanaan ujian berjalan dengan lancar dan tertib karena selain diawasi oleh guru sekolah juga diawasi oleh pihak dari kepolisian.(jj)

Minggu, 15 April 2012

Kepala Kemenag Lebong Pantau Ujian Nasional

Humas (16/4) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong, Drs.H.Mulya Hudori, M.Pd pantau ujian nasional (UN) SMA/SMK/MA hari pertama di Kabupaten Lebong, Senin (16/4/2012).
Dalam kunjungannya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lebong, Kepala Kantor Kementerian Agama yang didampingi oleh staf humas Kementerian Agama Kabupaten Lebong, Jaja diterima langsung oleh Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri Lebong, Harta, M.Pd diruang guru karena sesuai dengan paraturan UN, selain siswa dan pegawas tidak ada yang boleh memasuki ruang ujian.
"Walaupun MAN Secara hirarkhi tidak bersentuhan langsung dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten, namun ini adalah menjadi tugas kami untuk mengawasi pelaksanaan ujian di daerah," kata Mulya disela-sela kunjunganya di MAN Negeri Lebong.
Dipilihnya MAN Lebong sebagai kunjungan awal, dikarenakan MAN Lebong merupakan Madrasah yang berada di tengah-tengah kota Kabupaten Lebong yang diharapkan hasil dari ujian nanti akan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat lebong untuk bersekolah di Madrasah yang baru baru berstatus sekolah Negeri 4 tahun lalu itu.
Menurut dia, jika hasil UN yang siswa-siswi madrasah memuaskan dan bisa lulus seratus persen diharapkan dapat menarik minat masyarakat bersekolah di Madarasah.
"Harapan saya tentunya lulus 100 persen, namun pelaksanaan UN ini harus tetap mengedepankan prinsip keadilan dan kejujuran dan mudah-mudahan hasilnya juga sesuai dengan harapan," tegasnya.
Selain mengunjungi MAN Lebong, sebagai bentuk tanggungjawabnya, Mulya juga mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri Talang Leak dan memberikan arahan kepada para pengawas dan Kepala sekolah untuk memberikan pegawasan ujian secara baik.
Berdasarkan hasil kunjungan itu, pelaksanaan Ujian di Madrasah dapat berjalan dengan tertib sesuai dengan aturan UN yang telah ditetapkan, selain pengawas dari pihak sekolah, UN juga diawasi langsung oleh pihak kepolisian dari Polres Lebong.
Pelaksanaan UN di MAN Lebong diikuti oleh 29 siswa yang terdiri dari 9 Laki-laki dan 20 siswa peremuan, sementara di MAN Talang Leak diikuti oleh 33 orang siswa yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 16 perempuan. (jaja)

Kamis, 12 April 2012

2.097 Soal UASBN Pendidikan Agama didistribusikan ke Lebong

Humas ( 12/4) - Sebanyak 2.097 soal Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam pada hari Kamis (12/4) pukul 14:00 WIB diserahkan Kabid Kelembagaan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Aidi Muktarilah, M.Pd kepada Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Diknaspora) Kabupaten Lebong.
Penyerahan soal yang disaksikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong dan pihak kepolisian dari Polda Bengkulu itu juga disaksikan langsung oleh Seluruh kepala sekolah tingkat dasar mulai dari SD Negeri, Swasta dan Madrasah Negeri maupun swasta.
Dalam arahannya, Aidi Muktarilah berpesan kepada seluruh kepala sekolah ataupun ketua gugus untuk menjaga kerahasiaan soal tersebut dan jangan sekali-sekali membuka atau membaca soal sebelum tanggal 23 April Mendatang.
"Saya ingatkan jangan sekali-sekali bapak ibu membuka soal yang kami serahkan sebelum tanggal 23 April Mendatang dan saya percayakan kepada bapak dan ibu untuk menjaga kerahasiaan dokumen negara ini," ujarnya.
Sementara itu, Plh Kasi Mapenda Kementerian Agama Kabupaten Lebong, Dirman Jaya ketika dikonfirmasi menyebutkan bahwa soal-soal tersebut untuk sementera disimpan pada ketua gugus masing-masing kecamatan dan sampai tanggal 23 mendatang menjadi tanggung jawab ketua gugus.
"Untuk sementara ini, soal kita titipan peda ketua gugus yang nantinya bertanggungjawab untuk mendistribusikan ke masing-masing sekolah" ujarnya.
Lebih lanjut ia menerangkan bahwa 2.097 soal UASBN Pendidikan Agama Islam itu akan didistribusikan ke 93 Sekolah Dasar Negeri, 1 SD Muhammadiyah, 2 Madrasah Negeri dan 4 dan Empat Madrasah Swasta yang tersebar di Kabupaten Lebong.
Untuk Madrasah terdapat lima jenis soal yaitu Fiqih, Bahasa Arab, Alquran dan hadist, Sejarah Kebudayaan Islam dan Akidah Ahlak, sementara Pendidikan sekolah Dasar hanya satu mata pelajaran yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI).
Pada tanggal 23 April mendatang, Untuk menjaga kerahasiaan dan kemurnian jawaban siswa, Ia juga menghimbau kepada seluruh kepala sekolah untuk segara mengirimkan lembar jawaban soal tersebut ke Kantor Kementerian Agama sebelum pukul 14:00 WIB.
"Demi keamanan dan kelancaran saya berharap kepada Bapak dan ibu kepala sekolah untuk menyerahkan lembar jawaban UASBN tanggal 23 April mendatang sebelum pukul 14:00 WIB dan saya akan langsung mendistribusikannya ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu," Ujarnya.(jaja)

Selasa, 19 April 2011

53 SISWA MADRASAH ALIYAH IKUTI UJIAN NASIONAL


Humas (19/4) - Sebanyak 53 Siswa Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Lebong mengikuti Ujian Nasional yang diselenggarakan dari tanggal 19-21 April 2011.
Berdasarkan monitoring yang dilakukan tim dari Kementerian Agama Kabupaten Lebong perlaksanaan Ujian Nasional di Dua Madrasah Aliah Negeri di Kabupaten Lebong itu berjalan lancar dan tidak ditemukan permasalahan yang berarti.
Plt. Kasi Mapenda, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong, Daswirman, S.Ag menyebutkan, dalam pelaksanakan UN tingkat Madrasah Aliyah tahun ini berjalan sangat baik terbukti tidak ada masalah yang ditemukan.
"Alhamdulillah, pelaksanaan Ujian Nasional dapat berjalan lancar dan mudah-mudahan hasil ujian siswa-siswi madrasah dapat lebih baik dari tahun sebelumnya," katanya.
Menurut dia, selama ini Kepala sekolah sudah cukup maksimal mempersiapkan pelaksanaan Ujian Nasional misalnya dengan memberikan kursus dan les bagi siswa-siswi madrasah khususnya untuk mata pelajaran yang diujikan sebelum menghadapi Ujian Nasional.
Mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional ini antara lain Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Sementera itu, salah satu siswa Madrasah Aliyah Negeri Lebong, Ermita, ketika ditanya mengaku optimis dapat menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang diujikan dengan baik.
"Dengan berbagai persiapan yang cukup matang, saya optimis dapat menyelesaikan mata pelajaran yang di UN kan dan mudah-mudahan lulus," tegasnya.
53 Siswa-siswi Madrasah Aliyah dengan rincian MAN Lebong sebanyak 26 orang dan MAN talang Leak sebanyak 27 orang serentak melaksanakan Ujian Nasional dengan sekolah tingkat SMA dan SMK yang dilaksanakan tanggal 18-21 April 2011.(JJ)

Rabu, 13 April 2011

KEPALA KEMENAG PANTAU PELAKSANAAN UJIAN SEKOLAH


HumasLebong (4/4)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong, Drs. H.Mulya Hudori, M.Pd pantau pelaksanaan Ujian Sekolah tingkat Mandrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MtS) Negeri dan swasta di Kabupaten Lebong.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan, pelaksanaan Ujian Sekolah di Madrasah berjalan dengan tertib dan lancar dan tidak ditemukan adanya kecurangan yang dilakukan oleh siswa siswi madrasah.
"Harapan saya saat ujian nasional yang dijadwalkan dilaksanakan pada 18 April 2011 dapat lebih tertib dan jangan sampai ditemukan adanya kecurangan," Kata Mulya Hudori saat berbincang dengan kepala sekolah Madrasah Aliyah Negeri 1 Lebong.
Kemudian, ia juga mengingatkan kepada seluruh kepala Madrasah untuk cepat melakukan langkah antisipasi bila kemungkinan ditemukan masalah terutama menyangkut soal-soal ujian sehingga tidak menjadi masalah dikemudian hari yang dapat merugikan siswa.
Disela-sela perbincanganya, mulya juga berharap kedepan kepala sekolah agar dapat membuat terobosan untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas siswa madrasah.
Selama ini, menurut Mulya Hudori, Pemerintah sudah cukup memberikan perhatian dalam hal peningkatan sarana dan prasarana sekolah dan sangat sayang jika tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas dan kuantitas siswa.
"Kita punya banyak ruangan dan fasilitas belajar yang cukup, sangat sayang jika tidak diimbangi dengan jumlah siswa yang memadai," katanya.
Terkait hal tersebut, ia juga meminta kepada alumni madrasah untuk dapat mempromosikan Madrasah sebagai pendidikan formal yang mengedepankan ilmu pengetauan, teknologi, iman dan takwa.
Sementera itu, Kepala Sekolah MAN 1 Lebong, Endang Supriyatna, S.Ag menyebutkan telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan jumlah siswa-siswi madrasah terutama dengan pendekatan kekeluargaan kepada masyarakat akan pentingnya sekolah di Madrasah dan berbagai keunggulan dari madrasah itu sendiri.
Selain itu. dengan adanya pembangunan gedung madrasah yang baru, pihaknya juga dalam waktu dekat akan melakukan promosi melalui selebaran dan kunjungan-kunjungan ke sekolah-sekolah lanjutan tingkat Pertama.
"Kita sudah berusaha, dan mudah-mudahan dengan gedung baru dan fasilitas belajar yang memadai dapat memberikan rangsangan bagi orang tua untuk mendidik anaknya di madrasah," harapnya.(jaja)

Rabu, 09 Maret 2011

268 SISWA MADRASAH LEBONG SIAP IKUTI UN


Lebong (Humas Kemenag) 10/3 - 268 Siswa Madrasah Negeri dan Swasta di Kabupaten Lebong siap mengikuti Ujian Nasional (UN) yang mulai digelar pada pertengahan Maret hingga April 2011.
Plt.Kasi Mapenda Kementerian Agama Kabupaten Lebong, Daswirman, S.Ag ketika ditanya mengaku telah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan terkait Ujian Nasional tersebut.
"Menghadapi Ujian Nasional ini, kami sudah jauh-jauh hari mengintruksikan kepada Mandrasah Negeri dan Swasta untuk meningkatkan intensitas pembelajaran siswa misalnya dengan les dan privat terutama untuk mata pelajaran yang di UN kan," katanya.
Ketika ditanya kendala yang dihadapi, Daswirman mengatakan belum mendapatkan kendala yang berarti walaupun hingga saat ini ia belum bisa memastikan persentase kelulusan siswa madrasah di Kabupaten Lebong.
"Kita sudah berusaha semaksimal mungkin, dan tentunya harapan kami siswa dalam lulus 100 persen" harapnya.
Ia juga menjelaskan, peserta UN pada tahun ajaran 2010/2011 ini berjumlah 268 siswa dari dua Madrasah AliyaH (MA), 4 Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 8 Madrasah Iptidaiyah (MI) baik negeri dan swasta yang ada di Kabupaten Lebong.
Dengan rincian, 53 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN), 156 Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) dan Swasta, 59 Siswa Madrasah Iptidaiyah Negeri (MIN) dan Swasta.
UN akan dilaksananakan serentak pada tanggal 10-12 Maret 2011 untuk tingkat MI/SD, 25-28 April 2011 untuk tingkat MTs/SMP dan tanggal 18-21 April 2011 untuk tingkaan MA/SMA.