Tinjau Asrama Haji Bengkulu
Direktur Pelayanan Haji Kementerian Agama RI, Hj.Sri Ilham Lubis meninjau langsung sarana dan prasarana Asrama Haji Bengkulu yang direncanakan akan dijadikan Embarkasi Antara Tahun 2013
Peringatan Isra Mi'raj
Suasana Perayaan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1434H/2013 M di Masjid Raya Baitul Izzah Kota Bengkulu yang digelar pemda Provinsi Bengkulu bersama Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu.
Kegiatan Orientasi
Sebanyak 100 pegawai Kementerian Agama dari sepuluh Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu mengikuti kegiatan Orientasi Bantuan Hukum dan Kepengacaraan yang dilaksanakan di Hotel Nala Sea Side.
Selasa, 29 Mei 2012
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Bengkulu Kunjungi Lebong
Senin, 21 Mei 2012
Tingkatkan Serapan Anggaran PPK Akan Diberi Reward
Humas (21/5) - sebagai langkah untuk meningkatkan serapan anggaran dan merangsang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk meningkatkan kinerja, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong, Drs.H.Mulya Hudori,M.Pd akan memberikan reward atau penghargaan kepada PPK dengan persentase penyerapan anggaran tertinggi.
Selain persentase Penyerapan anggaran, unsur yang menjadi penilaian lainnya adalah pelaksanaan kegiatan, output yang dihasilkan dan sistem pelaporan bagi masing-masing satuan kerja.
"Saya akan memberikan reward bagi PPK dengan persentase penyerapaan anggaran tertinggi dan tentunya harus diiringi oleh pelaksanaan kegiatan dan administrasi pelaporan yang baik," katanya, saat memberikan arahan, sesaat setelah apel korpri, Senin.
Output kegiatan dimaksudkan, kegiatan yang dilaksanakn menggunakan dana DIPA harus jelas hasilnya dan bukan hanya sekedar menghabiskan anggaran tapi outputnya tidak dirasakan masyarakat sebagai penerima layanan, sedangkan sistem pelaporan juga diharapkan disusun secara baik dan mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan sehingga prinsip tertib administrasi dapat terwujud.
Program Pemberikan reward, menurut Mulya adalah sebagai upaya untuk merangsang peningkatan kinerja Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Agama Khususnya PPK sebagai ujung tombak besar atau kecilnya penyerapan anggaran di Kementerian Agama Kabupaten Lebong.
Reward, dikatakanya tidak mesti dalam bentuk uang, tapi bisa dalam bentuk piagam atau sejenis penghargaan lainya yang dapat memacu kinerja PPK lainya yang bertugas di madrasah.
Sebagai upaya untuk memantau kinerja pegawai, Seluruh KPA dan PPK diminta untuk memaparkan serapan anggaran dan program kerja yang telah dilaksanakan pada setiap apel korpri yang dilaksanakan pada setiap tanggal 17 setiap bulannya.
"Setiap apel korpri, seluruh KPA atau PPK diwajibkan untuk menyampaikan persentase serapan anggaran pada masing-masing satuan kerja dan menyampaikan permasalahan yang dihadapi untuk dipecahkan bersama", katanya.
Selasa, 15 Mei 2012
Kemenag Lebong Gelar Tes Calon Petugas Haji
Humas (15/5) - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebong mengelar tes tertulis untuk menyeleksi calon petugas ibadah haji tahun 1433 H/2012 M.
Pelaksanaan tes calon petugas haji yang dilaksanakna di mushola Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong dan diikuti oleh empat orang peserta itu dilaksanakan pukul 13:00 WIB sampai 14:30 WIB berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan.
Panitia penyelenggara, tes tertulis calon Petugas haji, Jaja, Menyebutkan bahwa tes tertulis calon petugas haji tersebut diikuti oleh pegawai Kementerian Agama yang dilaksankan serentak di sepuluh kabupaten Kota di Provinsi Bengkulu.
Ia menjelaskan bahwa soal yang diujikan sebanyak 10 soal yaitu terkait dengan kebijakan teknis penyelenggaraan ibadah haji, hukum ibadah haji sampai pada pengetahuan umum lainnya.
Seleksi yang dilaksankana itu, nantinya untuk mencari petugas yang akan mengiringi jamaah haji Provinsi Bengkulu yang tediri dari Tim Pemandu Ibadah Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), petugas pelayanan umum dan petugas Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT).
Bagi peserta tes yang dinyatakan lulus di tingkat Kabupaten/ kota nantinya akan di kirim ke tingkat provinsi untuk melaksanakna tes tahap II yang terdiri dari tes tertulis dan tes wawancara.
Sementara itu, salah satu peserta tes, Drs. Aminudin, menyebutkan bahwa soal yang diujikan sangat diluar digaan, karena soalnya cenderung mengarah pada pengetahuan umum bukan pada pengetahuan ibadah yang sering dilaksankan pada manasik haji.
"Soal yang diujikan sungguh diluar dugaan, tapi alhamdulilah semua soal yang diujikan dapat saya jawab dengan baik," katanya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong, Drs.H.Mulya Hudori,M.Pd ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa lembar jawaban tes calon petugas haji itu nantinya akan dikoreksi oleh panitia penyelenggara tes calon petugas haji, untuk selanjutnya 2 peserta dengan nilai tertinggi akan dikirim ke tingkat Provinsi untuk mengikuti tes tahap II.
"Semua soal akan kita koreksi dulu, dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, 2 orang peserta dengan nilai tertinggi akan mengikuti tes ditingkat Provinsi Bengkulu," terangnya.
Rabu, 09 Mei 2012
Tingkatkan Pelayanan, Pegawai diminta baca UU Nomor 25 Tahun 2009
Humas (6/5) - Sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan di Kementerian Agama, Khususnya di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong, Drs.H.Mulya Hudori, M.Pd meminta pegawai untuk membaca dan mamaknai UU Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik.
Sebagai institusi penyelenggara pelayanan Publik, Menurut dia Kementerian Agama harus mampu memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya dalam bidang pelayanan, baik dalam bidang pelayanan administrasi maupun pelayanan jasa.
"Kita sebagai abdi negara memiliki kewajiban untuk melayani masyarakat secara baik sesuai dengan asas pelayanan publik" ujarnya, saat apel pagi, Senin.
Dijelaskanya, beberapa asas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti yang tertuang dalam UU Nomor 25 tahun 2009 adalah adanya ketepatan waktu pelayanan, profesionalisme, akuntabilitas dan keterbukaan informasi kepada publik.
Ia menerangkan, bahwa pelayanan yang baik itu tidak bertele-tele dan tepat waktu, Sumber Daya Manusia (SDM) harus cakap dan handal, dapat dipertanggungjawabkan, dan tidak ditutup-tutupi.
Terkait dengan Keterbukaan Informasi Publik sesuai dengan UU Nomor 14 tahun 2008, Mulya juga berharap kepada pegawai untuk tidak alergi kepada Wartawan maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sebagai kontrol sosial pelayanan publik.
Untuk itu, ia mengajak kepada pegawai untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara baik, mulai dari menyambut tamu, menanyakan keperluannya dan memberikan pelayanan yang diinginkan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dengan memberikan pelayanan secara memuaskan diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan publik terhadap Kementerian Agama sebagai institusi yang diberi tugas oleh presiden untuk mengurusi hal-hal terkait dengan bidang keagamaan.
"Mudah-mudahan dengan pelayanan yang baik dan motto kerja ikhlas beramal dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat pada Kementerian Agama," harapnya.(jj)
Langganan:
Postingan (Atom)







